Feb
17
2011

Meski Jual Sisa Pabrik, Tetapi Hasilnya Lumayan

Ringkasan Artikel Ini

Kain itu diperoleh dari banyaknya limbah kain dari Nanjung Cimahi, hingga Batujajar dan Cimareme Kab.
Limbah kain berupa perca-perca itu dijadikan banyak produk yang bermanfaat seperti keset, kain pel, hingga pengisi kasur dan boneka.
Atas ajakan Hendra, ia mulai merintis usaha jual beli kain perca ini dua tahun lalu.
Tak ada rutinitas khusus dalam pembelian ini karena pasokan kain perca tidak menentu, bergantung pada besaran produksi pabrik.
Hujan menyebabkan kain perca dan busa tidak bisa kering dengan cepat.

BAGI masyarakat di sekitar Desa Giriasih, Kec. Batujajar, Kab. Bandung Barat, mengolah limbah kain merupakan hal yang tak asing lagi sejak sepuluh tahun lalu. Kain itu diperoleh dari banyaknya limbah kain dari Nanjung Cimahi, hingga Batujajar dan Cimareme Kab. Bandung Barat.Limbah kain berupa perca-perca itu dijadikan banyak produk yang
bermanfaat seperti keset, kain pel, hingga pengisi kasur dan boneka.
Biasanya, kain perca dibeli oleh perajin keset di Kec. Cililin atau pembuat boneka di Cigondewah, Kota Bandung.

Salah satu pengumpul skala kecil-kecilan adalah Hendra (29) dan Ano (47). Mitra kerja itu mengaku pendatang baru dalam usaha jual-beli kain perca. Belum genap dua tahun mereka memulai usaha ini setelah sekian
lama mencoba beragam pekerjaan dan macam-macam profesi.Ano misalnya, merupakan -korban PHK pabrik tekstil pada tahun 1993. Atas ajakan Hendra, ia mulai merintis usaha jual beli kain perca ini dua tahun lalu.

Ano mengatakan, ia biasa membeli perca kain dari pabrik tekstil sebanyak satu truk setiap kalinya. Tak ada rutinitas khusus dalam pembelian ini karena pasokan kain perca tidak menentu, bergantung pada besaran produksi pabrik. Rata-rata, ia mendapat kiriman barang satu kali dalam sebulan seharga Rp 1 juta per truk.

Untuk kain perca kering, biasa dijual sangat murah yaitu sekitar Rp 1.000 per kilogram. Jika perca masih basah hanya laku terjual Rp 700 per kilogram. Sementara untuk harga jual busa, baik Ano maupun Hendra masih belum bisa menentukan harga pasti karena tidak ada harga standar untuk menjual busa.Ano optimistis, usahanya bisa maju dan berkembang karena permintaan sisa kain saat ini cukup banyak. Selain itu, ia mengaku cukup nyaman dengan pekerjaan barunya karena tidak bergantung pada atasan alias perusahaan.

“Meski cuma jual sisa sampah pabrik, tetapi jika dikelola dengan baik pasti bisa menghasilkan pendapatan yang lumayan,” ujar suami dari Cucu (37) dan ayah dua putra ini.Dalam usahanya ini, kata Hendra, masih harus menjual perca kepada pengumpul lain yang lebih besar sebelum langsung pada pengguna. Jika saja ia memiliki modal lebih besar dan usahanya sudah memiliki nama alias berbadan hukum, kata dia, pasti bisa memutus rantai pengumpul kedua.Sayangnya, musim hujan seperti sekarang menjadi kendala terhadap usaha mereka. Hujan menyebabkan kain perca dan busa tidak bisa kering dengan cepat. Basah ker-ingnya kain perca secara langsung akan berpengaruh pada penghasilan yang mereka peril. (Eva Fahas/”PR”)*

Sumber : http://bataviase.co.id/detailberita-10473671.html

9 Comments + Add Comment

  • Salam hormat,

    Perkenalkan nama saya Andreas,SE.Saya berasal dari Kota Singkawang,Kalimantan Barat.Begini Pak,ditempat usaha saya yang adalah usaha pakaian biasanya saya begitu banyak menyisakan kain sisa alias kain perca,cuma masalahnya di kota saya belum ada pengumpul untuk kain perca.jadi apakah Bapak bersedia untuk menampung kain perca dari saya walaupun jarak kita jauh antar satu daerah pak?

    Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terimakasih.Oh ya kalau anda ingin menghubungi saya silahkan email saya di andreas_ciko@yahoo.com atau Hp saya 085219299245.Sekali lagi terimakasih.

    • Kami siap menampung pak, tapi kalau jarak jauh kami belum menyanggupi dikarenakan kesulitan distribusinya.

      Terima kasih atas perhatiannya.

  • selamat pagi,saya mau tanya ,kalau limbah spon 3 ml ada gak,saya perlu dalam jumlah yg samgat banyak
    terimakasih

    • Untuk sementara ga jual Limbah Dulu pak..
      Fokus di Stoklot Garment

      Trima kasih

    • untuk bu siwi saya punya limbah sepon dan harga perkilo Rp3000/kg jika minat hbngi nomor tlpn saya 03160721282

  • mau tanya untuk kain katun putih berapa ya per kg dan kalau boleh minta no tlp

  • Wow, wonderful weblog layout! How lengthy have you been running a blog for?
    you make running a blog glance easy. The full glance of
    your web site is fantastic, let alone the content material!

    My web-site: Jual Selimut Gambar Kartun

  • pagi pak,

    kami sedang mencari potongan busa dengan segala ukuran.
    Kami memerlukan barang tersebut untuk export.
    quantity : 15 ton
    Aoabila bapak bisa suplai barang tsb harap hubungi saya segera di
    email : ida@anushkaa.com
    telp : 0817822410

    terimakasih
    ida

  • mohin maaf, ijin buka lapak…
    dicari pembeli limbah garmen kain perca jenis kain Rayon motif Batik, kuantitas +/- 10 ton/bulan.

    jika berminat bisa hubungi kami PT. LPA Bekasi,
    Telp : (021)29372227
    Hp : 081585720730
    E-mail : pt_lpa@ymail.com

Leave a comment


+ 8 = 15

modal_jempol
mlm_software

Follow Me !

Alamat Kami

Barokah Stocklot's
Taman Pondok Mas Indah
Jl. Pondok Mas Tengah No. 8 Baros
Cimahi - Bandung
Jawa Barat Indonesia 40532

Arah TOL Pasteur - Bandung
Keluar TOL Cimahi-Baros-Leuwigajah
Depan Apartement The EDGE
CONDOTEL HORIZON BAROS

KAMI RUMAH
DEPAN MASJID PONDOK MAS
BUKAN RUKO..Lhoo:)
TIDAK BUKA RETAIL/TOKO
JANGAN SALAH MASUK YAA..:)


HOTLINE
081 22 01234 04
0818 203 999

PIN BB : 2A9274C4

.:: Jam Operasional ::.
Senin - Sabtu : 09.00 - 17.00
Minggu : TUTUP
Hari Libur Nasional : TUTUP
*Konfirmasi sebelum datang.

PETA LOKASI

Click to open larger map

Blog Traffic

Pages

Pages|Hits |Unique

  • Last 24 hours: 2,100
  • Last 7 days: 12,951
  • Last 30 days: 60,291
  • Online now: 10

Facebook



Page Rank
Close